Mati rasa,Negeri menangis Darah air mata.



Kembali Negeriku dinodahi para durjana.

Telah lama merdeka Negeriku,dibawah payung teduh telah bersama kita berteduh
Hembusan angin nan lembut membasuh kita dengan syhduh,.
Telah lama 74 Tahun yang silam bersama kita melawan ,bersama merajut kasih,bersama membagi duka,bersama merawat NKRI yang menjadi beban generasi ke genarisi demi mencapai keutuhan kesatuaan yang telah menjadi perjuangan kita hingga menuju singgasana impian kita.

Dengan enak dan nikmat.
Durjana menelan gula sensasi.
Merajut kebencian hingga impian perpecahan menjadi Langka Top Di negeri ini.

Unsur kebencian seperti apa.
Atau doyan bacaan seperti apa.
Sehingga ruang kepala menjadikan manusia semakin hancur dan lupa diri.

Setiap layar layar
Kembali terisi dengan edukasi edukasi
Yang tak bermoral
Yang menjadi trening hingga membuka
Pola pembelajaran baharu untuk generasi.


Ehh.
Asal kau tahu
Generasi tak usah kau ajarkan dengan ketolalan.
Tak usah memberi dengan isi kepalamu yang penuh bau tai.

Jika dirimu rusak tak perlu ajarkan generasi menjadi rusak.
Jika dirimu pemebenci tak usah kau ajarkan generasi menjadi pembenci.

Dan kau para durjana.
Mulutmu telah kau hancurkan dengan kepalamu yang demikian tak berisi.
Merobek Perut pertiwi hingga membajiri darah pertiwi di bumi Negeri yang tak bersalah.

Kau pembelot.
Kau pamerkan isi kepalamu yang tak berbobot disetiap layar kaca.
Tak berarti untuk generasiku.
Kau hancurkan setiap nadi di Bumi.
Dengan mulut busuk tanpa kau sekolahi mungkin.

Mencari sensasi lupa diri.
Hingga mencari nafkah lewat kata kata yang tak sedikitpun berisi.

Kita tak perna di ajarkan menjadi pembenci di negeri ini.
Dan kau.
Harus malu dengan kata kata mu yang penuh luka bagi mereka.

Kau telah melukai ciptaan dengan membunuh secara tak sadar.
Kau hancurkan setiap ciptaan
Dengan kata kata yang tak bermoral.

Kau pikir
kau apa?
Kita sama sama ciptaan.
Yang di pertemukan di Bumi Indonesia.

Kau perlu sadarkan otakmu yang tak berisi.
Perlu kau periksa standar kewarasan
Sehingga tak lagi tertular ketidak warasan terhadap generasi cinta Tanah air ini.

Dan kau.
Kita sama,kita di ciptakan bukan saling membenci.
Negeri ini tak usah kita kotori.
Tak usah kita hancurkan dengan kesombongan.

Kita tetap sama dibumi.
Dengan itu.
Ternyata kesadaran menjadi manusia
Kini tergerus hancur dengan logika busuk
Dengan kesombongan
Hingga negeriku yang suci menangis air mata darah.


#Otak busuk.
#manifestasi pikiran adalah sikap








Comments

Popular Posts